Dalam review kemarin, saya memberikan pemikiran bahwa jika harga menembus high hari sebelumnya, maka kemungkinan akan berbalik ke bawah. Namun setelah review dipublikasikan, harga emas tidak menembus high New York hari sebelumnya, melainkan berbalik turun setelah mendekati high New York hari itu.
Mari kita lihat pergerakan kemarin terlebih dahulu.
Harga emas kemarin bertahan dalam konsolidasi di level rendah sebelum sesi Asia dibuka. Setelah sesi Asia dibuka, harga sempat menembus low pra-pasar, kemudian melonjak cepat. Sepanjang sesi Asia, harga bergerak naik satu arah, membentuk pola kenaikan yang lengkap: naik — datar — naik.
Selama sebagian besar sesi London, harga emas berada dalam kisaran sideways yang lebar. Memasuki sesi New York, harga emas bergerak naik untuk menyapu likuiditas sesi London, kemudian berbalik turun. Namun tidak membentuk penurunan satu arah, melainkan masuk ke pola konsolidasi lebar lainnya.
Dari pergerakan kemarin, sesi Asia berperan dalam penetapan harga, sementara sesi London dan New York berada dalam mode likuidasi setelah penetapan harga. Oleh karena itu, harga sentral sesi Asia kemarin menjadi cukup penting.
Selanjutnya, mari kita lihat pergerakan hari ini.
Harga emas hari ini bertahan dalam sideways di level rendah sebelum sesi Asia dibuka, yang sebenarnya melanjutkan pergerakan konsolidasi dari sesi London dan New York kemarin. Memasuki sesi Asia, harga emas menguji order block New York kemarin ke arah atas, kemudian berbalik turun.
Di sesi London, harga emas menunjukkan pergerakan turun satu arah. Menjelang sesi New York sempat terjadi rebound, namun saat ini harga emas sudah menembus ke bawah posisi tengah sesi Asia kemarin. Pergerakan keseluruhan hari ini kemungkinan masih bias bearish.
Dari sisi operasional, jika nanti atau besok di sesi Asia harga rebound ke sekitar 4390, saya akan melakukan short berdasarkan pola, dengan target di sekitar 4330.