Sebelumnya kita telah mempelajari bahwa pasar forex adalah pasar keuangan yang tersebar di seluruh dunia untuk memperdagangkan mata uang dan produk lainnya, juga merupakan pasar keuangan terbesar di dunia, dan beroperasi 24 jam sehari, lima hari seminggu tanpa henti. Pasar ini memiliki banyak keunggulan, termasuk waktu trading yang fleksibel, likuiditas dana yang tinggi, serta kemampuan untuk trading dengan margin, dan lain-lain.
1. Biaya trading rendah
Tidak ada biaya penyelesaian, tidak ada biaya transaksi, tidak ada bea meterai, tidak ada biaya perantara. Broker mendapatkan komisi melalui spread. Dalam kondisi pasar tertentu, biaya spread bisa serendah 0,1%. Untuk klien besar bahkan bisa serendah 0,07%, namun ini tergantung pada leverage yang kamu gunakan, yang akan kita jelaskan nanti.
2. Bisa long atau short
Terlepas dari arah pasar, selalu ada kemungkinan untuk mendapatkan profit melalui trading forex. Ini karena prosesnya melibatkan penjualan satu mata uang (mata uang kuotasi) dan pembelian mata uang lainnya (mata uang dasar). Harga pasangan mata uang mengacu pada berapa nilai satu unit mata uang dasar dalam mata uang kuotasi.
3. Pasar beroperasi 24 jam
Pasar forex buka 24 jam sehari, 5 hari seminggu (dari Minggu pukul 21.00 waktu Inggris hingga Jumat pukul 22.00). Ini karena trading forex dilakukan langsung antara kedua pihak melalui over-the-counter (OTC), tanpa melalui bursa perantara.
Setiap hari ada empat sesi trading utama, yang masing-masing sesuai dengan jam operasional bank di London, New York, Sydney, dan Tokyo. Setiap sesi trading akan ada volume transaksi yang besar, terutama ketika sesi-sesi ini tumpang tindih (dalam pelajaran "Sesi Trading" sebelumnya kita sudah membahasnya secara khusus).
4. Mata uang memiliki likuiditas tinggi
Pasar forex adalah pasar dengan likuiditas terkuat di dunia, setiap saat selalu ada banyak pembeli dan penjual yang mencari transaksi. Nilai mata uang yang dipertukarkan oleh individu, perusahaan, dan bank setiap hari melebihi 6.000 miliar dolar AS (sekitar Rp 96.000 triliun), dan sebagian besar aktivitas tersebut bertujuan untuk profit.
Likuiditas tinggi berarti transaksi dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat, sehingga biaya trading atau spread biasanya sangat rendah. Ini menciptakan peluang bagi trader untuk mendapatkan profit dari pergerakan harga hanya beberapa pip.
5. Pasar forex bersifat independen
Skala besar pasar forex dan karakteristik para pelaku di seluruh dunia membuat tidak ada satu pun trader institusional (berapa pun ukurannya) yang dapat mengendalikan harga pasar dalam jangka waktu yang lama. Pasar secara langsung dipengaruhi oleh ekonomi negara itu sendiri, bukan oleh satu orang atau satu perusahaan yang bisa memonopoli dan mengendalikannya.
6. Leverage berperan lebih besar
Dengan leverage, saat membuka posisi di pasar mata uang, kamu hanya perlu membayar sebagian kecil dari total nilai posisi tersebut di muka. Misalnya, saat melakukan trading CFD pada pasangan EUR/GBP, mungkin hanya perlu menyetor dana sebesar 0,5% dari total nilai posisi. Setoran awal ini disebut margin.
Tingkat profit dan rugi akan mencerminkan nilai penuh posisi pada harga penutupan, sehingga trading margin memberikan peluang untuk mendapatkan profit besar dari investasi yang relatif kecil. Namun, ini juga bisa memperbesar kerugian, sehingga kerugian bisa melebihi setoran awal kamu. Karena itu, pastikan untuk mempertimbangkan total nilai posisi sebelum melakukan trading CFD.
7. Modal masuk rendah
Kamu mungkin berpikir bahwa trading mata uang membutuhkan modal besar. Faktanya, dibandingkan dengan trading sekuritas, futures, atau opsi, trading mata uang tidak demikian. Broker online biasanya menyediakan akun trading "mini" dan "micro" dengan modal awal hanya beberapa ratus dolar AS (sekitar beberapa juta Rupiah), atau bahkan lebih sedikit. Di sini kami tidak menyarankan kamu menggunakan modal minimum yang diizinkan untuk membuka akun, tetapi ini memang menurunkan hambatan masuk trading secara signifikan.
8. Volatilitas harga menciptakan peluang trading
Setiap hari ada volume transaksi mata uang yang besar, dengan nilai rata-rata per menit mencapai miliaran dolar AS, yang membuat pergerakan harga beberapa mata uang sangat volatil. Trader dapat memperoleh profit besar dengan memanfaatkan pergerakan harga di kedua arah. Namun, volatilitas harga adalah pedang bermata dua: pasar bisa dengan cepat bergerak melawan kamu. Karena itu, sangat penting bagimu untuk menggunakan alat manajemen risiko untuk membatasi risiko.