Bagi trader forex, margin level adalah data penting yang perlu diperhatikan setiap saat. Ini bisa menjadi pengingat tepat waktu akan kemungkinan akun mengalami kerugian berlebihan dan terkena margin call.
Namun, kita tidak perlu menghitung margin level sendiri, karena sebagian besar platform trading akan menampilkan data ini secara otomatis.
Meskipun demikian, trader forex tetap perlu memahami bagaimana margin level dihitung.
Apa itu margin level?
Sebagian besar trader tahu apa itu margin yang digunakan (used margin), lalu apa bedanya dengan margin level?
Bagi equity akun kamu dengan margin yang digunakan, hasilnya adalah margin level, biasanya dinyatakan dalam persentase.
Margin level adalah perhitungan berapa kali equity akun kamu dibandingkan dengan margin yang digunakan.
Bagaimana cara menghitung margin level?
Rumus: (Equity akun / Margin yang digunakan) X 100
Jika equity akun kamu $10.500 (sekitar Rp164 juta), dan margin yang digunakan $1.000 (sekitar Rp15,6 juta), maka margin level kamu adalah 1.050%.
Sebaliknya, misalkan equity akun $10.500 (sekitar Rp164 juta), sedangkan margin yang digunakan $20.000 (sekitar Rp312 juta), maka margin level kamu adalah 52,50%.
Pentingnya margin level
Margin level menunjukkan kemungkinan hasil trading akun. Semakin rendah margin level, berarti fluktuasi equity akun kamu semakin besar.
Ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan, ketika margin level kamu di bawah 100%, broker biasanya akan meminta margin call. Jadi sebaiknya kamu pahami dulu margin level minimum broker, agar tidak terkena margin call.
Berapa margin level yang relatif aman dalam trading forex?
Umumnya, margin level di atas 500% tergolong baik. Jika di bawah 500%, berarti risiko akun cukup tinggi.
Bagaimana cara menghitung margin pair mata uang forex?
1. Pair mata uang direct quote dengan USD di depan: USD/JPY, USD/CHF, USD/CAD
Rumus perhitungan margin:
Margin yang digunakan pair = nilai kontrak x jumlah lot / leverage
Contoh, akun $10.000 (sekitar Rp156 juta), leverage 100x, 100.000 x 1 lot / 100 = margin $1.000 (sekitar Rp15,6 juta)
2. Pair mata uang indirect quote dengan USD di belakang: GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD
Rumus perhitungan margin:
Margin yang digunakan pair = nilai kontrak x jumlah lot x harga entry pair tersebut / leverage, contohnya, harga GBP/USD sekarang 1,3368, beli satu lot standar
Margin yang digunakan = 100.000 x 1 x 1,3368 / 100 = margin $1.336,8 (sekitar Rp20,8 juta) (pair mata uang lain mengikuti cara yang sama)
3. Pair mata uang cross: GBP/JPY, EUR/GBP, GBP/AUD, dan lain-lain yang tidak diperdagangkan langsung dengan USD
Rumus perhitungan margin: Margin yang digunakan pair cross = jumlah kontrak x jumlah lot x kurs mata uang di depan pair cross terhadap USD / leverage, contohnya, GBP/JPY buka satu lot standar, perhitungan margin: margin = 100.000 x 1 x 1,3368 (kurs GBP/USD) / 100 = margin $1.336,8 (sekitar Rp20,8 juta)