Di Bursa Efek New York terdapat sekitar 2.800 lebih saham yang tercatat. Selain itu, lebih dari 3.300 saham tercatat di Nasdaq. Saham mana yang ingin kamu tradingkan? Dalam trading forex spot, ada puluhan mata uang, tetapi sebagian besar pelaku pasar hanya fokus dan memperdagangkan tujuh pasangan mata uang utama.
Dibandingkan pasar saham, sebagian trader lebih memilih trading forex. Faktor utamanya adalah adanya leverage dalam forex. Selanjutnya, mari kita bandingkan perbedaan antara trading saham dan trading forex.
Leverage
Dalam trading saham, biasanya kamu hanya bisa menggunakan leverage maksimal satu hingga dua kali, dan sebelum menggunakannya kamu harus memenuhi beberapa persyaratan kualifikasi. Selain itu, tidak setiap trader bisa mendapatkan izin untuk membuka akun margin, padahal akun margin justru merupakan syarat yang diperlukan untuk menggunakan leverage dalam trading saham.
Trading forex sangat berbeda. Kamu hanya perlu membuka akun trading forex, dan kamu sudah bisa melakukan trading dengan leverage, tanpa persyaratan kualifikasi. Beberapa negara memiliki batasan leverage maksimum, misalnya di Amerika Serikat leverage maksimum adalah 50:1, di Jepang maksimum 25:1, tetapi di beberapa negara leverage maksimum bisa mencapai 100:1, bahkan lebih tinggi.
Likuiditas
Saat melakukan trading saham, kamu mungkin mengeluarkan beberapa dolar, atau mungkin ratusan dolar untuk membeli saham perusahaan, dan harga pasar berubah sesuai penawaran dan permintaan.
Trading forex berbeda. Meskipun pasokan suatu mata uang bisa berfluktuasi, di pasar selalu ada banyak mata uang tersebut yang tersedia untuk diperdagangkan. Oleh karena itu, likuiditas semua mata uang utama sangat tinggi.
Pair Trading
Dalam trading forex, mata uang selalu dikutip dalam bentuk pasangan, misalnya broker online terkemuka Inggris ATFX menyediakan puluhan pasangan mata uang utama untuk trader di seluruh dunia. Jadi, kamu tidak hanya perlu memperhatikan kondisi ekonomi negara dari mata uang yang kamu perdagangkan, tetapi juga kondisi ekonomi negara dari mata uang lawannya.
Sedangkan masalah utama yang perlu diperhatikan di pasar saham dan forex berbeda. Jika kamu ingin membeli saham Intel, kamu terutama memperhatikan apakah harga saham ini akan naik, dan harga saham perusahaan lain mungkin di luar perhatianmu. Namun, jika kamu trading di pasar forex, kamu harus mempertimbangkan kondisi perkembangan ekonomi dua negara.
Sensitivitas Harga terhadap Aktivitas Trading
Di kedua pasar trading ini, forex dan saham, sensitivitas harga terhadap aktivitas trading sangat berbeda. Membeli 10.000 lembar saham tertentu bisa mempengaruhi harganya, terutama untuk perusahaan kecil dengan jumlah saham yang sedikit.
Sebaliknya, bahkan jika trading forex senilai ratusan juta dolar dilakukan pada suatu mata uang utama, itu hanya akan memberikan pengaruh yang sangat kecil, atau bahkan tidak ada pengaruh sama sekali terhadap harga pasar mata uang tersebut.
Akses Pasar
Pasar mata uang memiliki akses yang lebih baik dibandingkan pasar saham. Bahkan meskipun saat ini saham bisa diperdagangkan 5 hari seminggu 24 jam sehari, semuanya tetap tidak semudah itu. Sebagian besar investor ritel setiap hari trading melalui broker pada sesi utama tertentu, biasanya dari pukul 09.30 hingga 16.00. Dalam situasi seperti ini, pasar "after-hours trading" lebih kecil dan disertai masalah volatilitas serta harga, sehingga banyak investor ritel tidak berani menggunakan cara ini.
Sebaliknya, waktu trading forex adalah 6 hari seminggu, 24 jam sehari, karena ada banyak pasar forex di seluruh dunia, dan selalu ada zona waktu yang berbeda yang melakukan trading 24 jam sehari.
Pasar Forex Tidak Mengenal Bear Market
Jika pasar saham turun, kamu bisa mendapatkan profit dengan short, tetapi ini akan menambah risiko tambahan. Sebagian besar penasihat keuangan menyarankan investor untuk tidak mudah melakukan short, kecuali mereka yang paling berpengalaman. Banyak dari mereka menetapkan stop loss dan take profit order serupa untuk mengendalikan risiko ini.
Dalam trading forex, kamu bisa dengan mudah melakukan short pada suatu pasangan mata uang, dan juga dengan mudah melakukan long, serta kedua posisi tersebut menghadapi risiko yang sama. Oleh karena itu, tidak perlu melakukan trading pencegahan tambahan apa pun untuk membatasi kerugian.
Regulasi yang Lebih Longgar
Trading saham yang dilakukan di berbagai bursa besar akan terkena banyak peraturan dan pembatasan; sedangkan trading forex adalah pasar over-the-counter, tanpa pengawasan pusat. Dalam beberapa hal, regulasi bursa besar akan menerapkan beberapa pembatasan yang mungkin kurang populer; tetapi sistem ini memberikan perlindungan kepada investor yang tidak bisa dicapai oleh pasar forex.
Keputusan Ada di Tanganmu
Sebagian besar investor lebih familiar dengan pasar saham. Regulasi pasar forex relatif lebih longgar, dan leverage juga lebih tinggi, sehingga investor tidak memerlukan kualifikasi khusus untuk melakukan trading dalam jumlah besar dengan modal yang terbatas. Ini adalah keunggulan trading forex, tetapi juga kelemahannya — berpartisipasi di pasar forex bisa meningkatkan peluang investasi, tetapi juga meningkatkan risiko.
Analis dan Perusahaan Broker Tidak Mungkin Mempengaruhi Pasar
Apakah kamu baru-baru ini menonton TV? Ketika pasar saham turun dengan cepat, apakah kamu pernah mendengar tentang seseorang yang dituduh karena analis dari perusahaan broker terkenal menyarankan orang lain untuk membeli saham teknologi tertentu? Hubungan antara analis dan perusahaan broker ini sebenarnya tidak bisa disalahkan. Tidak peduli bagaimana pemerintah campur tangan dan menindak perilaku pasar ilegal ini, kita tidak pernah mendengar bahwa ini akan menjadi yang terakhir.
IPO adalah hal yang sangat besar bagi perusahaan yang masuk ke publik dan juga bagi perusahaan broker. Hubungan mereka saling menguntungkan, dan analis yang bekerja untuk perusahaan broker membutuhkan perusahaan publik tersebut sebagai klien mereka. Hubungan ini tidak akan pernah berakhir.
Trading forex menciptakan sumber profit miliaran dolar bagi bank-bank di seluruh dunia, dan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pasar global. Analisis seorang analis terhadap pasar forex hanya memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap fluktuasi nilai tukar; mereka hanya sekedar menganalisis pasar forex saja.