Nial Fuller adalah trader pasar keuangan yang sangat dihormati, kolumnis, serta mentor pelatihan trading, dengan pengalaman lebih dari 16 tahun di pasar keuangan. Kini, price action trading-nya dianggap sebagai "otoritas" oleh banyak trader. Pada 2016, Nial memenangkan "Million Dollar Trader Competition", dengan meraih return trading yang mengesankan sebesar 369% dalam waktu 3 bulan. Karena itu, ia sering dijuluki oleh media industri sebagai "Million Dollar Trader".
Selama lebih dari 20 tahun terakhir, Nial fokus mempelajari dan menguasai seni inti price action trading. Ia memiliki pengetahuan luas di banyak bidang pasar keuangan, dengan pasar trading meliputi forex, futures, saham, serta CFD, dan lain-lain.
Setelah trading beberapa waktu, kamu akan mulai sering mendengar kata "pullback". Mengapa pullback begitu penting, dan bagaimana kita memanfaatkan pullback dengan lebih baik? Mungkin banyak orang masih belum begitu paham soal ini.
"Pullback" di pasar adalah konsep yang sangat mudah didefinisikan dan dipahami. Sederhananya, pullback adalah ketika dalam suatu periode pasar, harga kembali ke kondisi sebelumnya, bisa naik maupun turun. Seperti saat kita berjalan, kita bisa maju, bisa juga mundur ke arah semula. Pullback juga merupakan fenomena pembalikan harga.
Mengapa pullback penting? Ada banyak alasan, misalnya pullback memberikan kesempatan untuk entry kembali di harga yang lebih baik, bisa lebih baik dalam menempatkan stop loss, bisa meningkatkan risk-reward ratio, dan sebagainya. Entry saat pullback juga dianggap sebagai jenis entry yang lebih aman. Tujuan trader adalah mendapatkan harga entry yang lebih menguntungkan, mengendalikan risiko sebaik mungkin, sekaligus meningkatkan profit. Metode entry saat pullback, jika digunakan dengan baik, bisa mencapai ketiga tujuan tersebut sekaligus.
Keunggulan trading pullback
Untuk membahas trading pullback, pertama-tama kita harus memahami keunggulannya:
Entry dengan kemungkinan profit lebih tinggi. Esensi pullback adalah setelah pullback berakhir, harga akan kembali melanjutkan arah pergerakan sebelumnya. Karena itu, pullback memberikan peluang entry yang bagus. Jika sinyal price action muncul setelah pullback, itu berarti entry dengan kemungkinan profit yang tinggi.
Penempatan stop loss yang lebih jarang terkena lebih awal. Pullback membuat penempatan stop loss lebih fleksibel. Kamu bisa menempatkan stop loss lebih jauh dari area yang mungkin terpicu, misalnya menjauhkan stop loss dari level penting atau moving average, dan lain-lain.
Risk-reward ratio yang lebih baik. Secara teoritis, entry saat pullback memungkinkan kamu menempatkan stop loss lebih ketat, karena saat itu entry kamu lebih dekat ke level kunci. Stop loss yang lebih ketat berarti risk-reward ratio yang lebih baik. Tentu saja, apakah kamu menempatkan stop loss lebih ketat atau tidak, itu keputusanmu sendiri.
Bahkan jika saat itu kamu tidak memilih stop loss yang lebih ketat, melainkan tetap memilih rentang stop loss normal, risiko dan reward trading tetap menjadi lebih baik. Awalnya stop loss 100 pip dengan target profit 200 pip, sekarang menjadi stop loss 100 pip dengan target profit 250 pip, karena saat entry pullback, ruang yang sudah mengalami pullback menjadi bagian dari profitmu.
Kekurangan trading pullback
Ada keunggulan, tentu ada juga kelemahan. Hal-hal berikut perlu kamu perhatikan:
Melewatkan lebih banyak peluang trading. Misalnya, saat menunggu pullback, beberapa peluang trading bisa saja terlewat, dan pada akhirnya pullback tidak terjadi. Namun, menurut saya, melewatkan trading selalu lebih baik daripada overtrading.
Secara keseluruhan trading lebih sedikit. Sering kali, kekuatan pullback pasar tidak cukup untuk memicu setup entry pullback-mu. Banyak pullback hanya berskala kecil.
Menggabungkan kedua hal di atas, trading pullback bisa membuat trader merasa bingung, dan trader perlu memiliki prinsip yang sangat kuat. Namun saya percaya, begitu prinsip ini terbentuk, trading pullback pasti akan membuat karier trading-mu lebih baik daripada kebanyakan orang.
Pullback membuat penempatan stop loss lebih fleksibel
Seperti disebutkan di atas, salah satu keunggulan trading pullback adalah penempatan stop loss yang lebih kuat. Stop loss yang tidak masuk akal mudah membuat posisi terpaksa keluar lebih awal. Namun, adanya pullback memungkinkan kita menempatkan stop loss di posisi yang lebih aman.
Ketika pasar pullback, terutama di pasar yang sedang tren, pullback ini akan membuat kita lebih baik dalam memahami area mana yang lebih aman untuk menempatkan stop loss. Sebagian besar pullback terjadi di sekitar support atau resistance, karena itu kita bisa menempatkan stop loss jauh dari kedua level penting tersebut.
Berbagai jenis entry pullback
1. Entry pullback tanpa sinyal price action
2. Harga pullback ke level penting, dan muncul confluence
Ini mungkin strategi trading pullback favorit saya: menunggu di grafik harian harga pullback ke level penting, lalu menunggu terbentuknya sinyal price action yang jelas di sini. Menurut saya ini adalah cara dengan kemungkinan profit tertinggi.
3. Pullback ke moving average (nilai rata-rata harga)
Pasar cenderung kembali ke nilai rata-rata, dan nilai rata-rata ini bisa dilihat melalui moving average.
4. Pullback ke area 50%
Harga cenderung pullback di sekitar 50% dari pergerakan utama. Jika kamu perhatikan baik-baik grafik apa pun, kamu akan menemukan fenomena ini sering terjadi. Karena itu, kita bisa memperhatikan pullback di sekitar area 50% ini. Setelah pullback berakhir, harga akan kembali melanjutkan pergerakan sebelumnya. Bahkan jika fenomena ini tidak selalu muncul, frekuensinya begitu tinggi sehingga sepenuhnya bisa dijadikan alat penting dalam trading pullback kita.
5. Entry pullback pada candlestick atau area sinyal yang menjadi sinyal
Cara lain yang efektif memanfaatkan pullback sedikit berbeda dari yang disebutkan di atas. Saya menyebutnya pullback 50% pin bar. Artinya, ketika muncul pin bar dengan ekor yang panjang, harga mungkin akan pullback ke tengah pin bar tersebut, dan saat itu adalah peluang entry yang bagus.
6. Entry saat harga pullback ke area event
Harga pullback ke apa yang saya sebut area event, ini adalah peluang dengan kemungkinan profit yang sangat tinggi.
Penutup
Semoga sekarang kamu memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang pullback price action, dan juga memahami mengapa begitu banyak trader mengutamakan trading pullback. Tentu saja, masih banyak hal tentang trading pullback. Sharing kali ini terutama untuk memberikan pengetahuan dasar, sehingga kamu bisa langsung mulai mempraktikkan trading pullback.