Setelah mengalami krisis keuangan tahun 2008, banyak orang mulai mengalihkan pandangan dari pasar saham ke bidang investasi lain, seperti forex, futures, dan opsi. Namun, sebelum kamu mulai trading forex dan futures, kamu harus memiliki pemahaman yang cukup tentang berbagai pasar yang berbeda, agar bisa memilih pasar yang paling sesuai dengan gaya trading kamu.
Forex
Forex adalah pasar keuangan terbesar di dunia, dengan volume transaksi harian melebihi 6 triliun dolar AS (sekitar Rp 96.000 triliun). Pasar ini mencakup perdagangan semua mata uang global. Pasar forex tidak memiliki bursa pusat, semua transaksi dilakukan secara "over-the-counter" (OTC). Pasar forex beroperasi 5 hari dalam seminggu.
Trading forex sangat menuntut kecepatan eksekusi yang tinggi, dan transaksi dapat dilakukan secara instan. Oleh karena itu, trader dapat menyesuaikan trading kapan saja sesuai perubahan kondisi pasar, dan harga yang kamu dapatkan ditentukan berdasarkan kondisi pasar secara real-time.
Trading forex tidak memiliki komisi minimum. Trader biasanya hanya perlu membayar biaya spread.
Futures
Kontrak futures adalah salah satu jenis kontrak keuangan. Pihak pembeli dan penjual menyepakati untuk menyerahkan suatu komoditas pada waktu tertentu di masa depan. Pembeli yang membeli kontrak futures berarti ia setuju untuk membeli suatu komoditas di kemudian hari dengan harga tetap, dan penjual harus menjual komoditas tersebut dengan harga yang disepakati. Tanggal penyerahan bisa satu minggu, satu bulan, satu kuartal, bahkan satu tahun. Trader di pasar futures juga dapat melakukan transaksi dua arah.
Dibandingkan dengan pasar forex, skala pasar futures jauh lebih kecil, dengan volume transaksi harian sekitar 60 miliar dolar AS (sekitar Rp 960 triliun). Oleh karena itu, likuiditas pasar futures juga jauh lebih kecil dibandingkan pasar forex. Meskipun demikian, likuiditas tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sebagian besar investor.
Berbeda dengan forex, trading futures harus dilakukan di bursa. Chicago Mercantile Exchange (CME) memiliki volume transaksi kontrak futures terbesar. Selain itu, Intercontinental Exchange (ICE) dan Eurex juga merupakan bursa dengan volume transaksi yang cukup besar.
Harga penyerahan dalam trading futures tidak dapat ditentukan secara pasti. Trading futures biasanya tidak dilakukan secara langsung, sehingga trader sulit mengetahui secara pasti berapa banyak komoditas yang dapat mereka beli atau jual.
Trading futures tidak hanya memerlukan pembayaran spread, tetapi juga komisi, biaya penyelesaian, dan biaya konversi. Biaya-biaya ini dapat menumpuk dengan cepat dan pada akhirnya menggerus profit trader.
Pasar forex dan forex futures memang terlihat mirip tetapi pada dasarnya berbeda. Di mana perbedaan utama antara forex spot dan trading forex futures?
1. Pasar forex spot adalah over-the-counter, sedangkan trading forex futures dilakukan di bursa pusat
Karakteristik over-the-counter adalah tidak adanya bursa pusat. Ini berarti pada tingkat tertentu transaksi kurang transparan, misalnya broker forex retail akan menambahkan markup pada harga beli dan jual untuk mempertahankan profit. Selain itu, transaksi antar peserta pasar bersifat anonim, dan pasar OTC memiliki risiko pihak lawan (counterparty risk).
Sebaliknya, trading futures lebih transparan dan lingkungan tradingnya diawasi dengan baik. Kontrak futures diperdagangkan di bursa (seperti Chicago Mercantile Exchange (CME) dll), dan para peserta trading terikat oleh jaminan pemenuhan kontrak dan margin, sehingga risiko gagal bayar pihak lawan jauh lebih kecil.
2. Biaya trading forex spot terdiri dari komisi dan spread, sedangkan forex futures hanya komisi
Di pasar forex spot over-the-counter, trader harus membayar komisi atau biaya spread untuk setiap transaksi. Broker akan menambahkan beberapa poin pada harga beli dan jual sebagai sumber pendapatan mereka. Banyak broker retail juga mengenakan kedua biaya tersebut sekaligus. Selain itu, broker juga mengenakan swap, dengan biaya spesifik yang berbeda-beda tergantung pasangan mata uang yang dipegang trader.
Jika yang diperdagangkan adalah pasar forex futures, maka harga yang ditawarkan sederhana dan transparan, tanpa ada markup. Trader hanya perlu membayar komisi. Tentu saja, besaran komisi setiap broker berbeda-beda. Sebagai perbandingan, biaya trading futures jauh lebih rendah dibandingkan trading forex spot.
3. Forex futures menggunakan dolar AS sebagai unit denominasi
Setiap kontrak dalam trading forex futures menggunakan dolar AS sebagai unit denominasi. Satu kontrak futures euro setara dengan trading EUR/USD. Perlu diperhatikan, kontrak yen juga merujuk pada trading JPY/USD, yang merupakan kebalikan dari trading forex (trading forex adalah USD/JPY).
4. Nilai per poin harga futures berbeda dengan forex
Dalam kontrak forex futures, nilai setiap poin berbeda-beda. Misalnya, untuk kontrak mini euro atau pound, nilai 1 poin adalah 6,25 dolar AS (sekitar Rp 100.000). Jika kamu trading kontrak reguler, maka nilai setiap poin adalah 12,5 dolar AS (sekitar Rp 200.000).
Tetapi ketika kamu trading forex spot, nilai setiap poin bervariasi. Untuk satu lot kontrak forex spot standar, nilai setiap poin adalah 10 dolar AS (sekitar Rp 160.000).
5. Kontrak futures memiliki jatuh tempo, trading forex tidak memiliki jatuh tempo
Semua kontrak futures, termasuk kontrak forex futures, memiliki jatuh tempo, sehingga trader harus menjual kontrak yang mereka pegang pada tanggal jatuh tempo, lalu membeli kontrak baru.
Sedangkan di pasar forex spot tidak ada istilah "jatuh tempo". Trader dapat memegang posisi tanpa batas waktu, baik itu beberapa minggu, beberapa bulan, maupun beberapa tahun.
6. Forex futures memungkinkan melihat posisi institusi
Salah satu keunikan pasar forex futures adalah kita bisa melihat informasi yang tidak dapat diperoleh di pasar forex spot. Misalnya, laporan posisi institusi mingguan (yaitu "Commitments of Traders Report") menyediakan informasi tentang posisi net long atau net short dari spekulator dan trader hedge di pasar. Ini karena trading futures dilakukan di bursa pusat, sehingga memudahkan pengumpulan data tersebut.
7. Harga forex futures selalu merupakan harga beli dan jual terbaik, sedangkan harga forex lebih bervariasi
Dalam trading forex futures, harga beli dan jual kontrak ditentukan berdasarkan harga yang dianggap paling ideal oleh pembeli dan penjual, dan harga ini bisa sangat berbeda dari harga forex spot yang sebenarnya. Inilah salah satu perbedaan besar antara futures dan forex spot.
Kesimpulan
Likuiditas tinggi pasar forex dan keterbukaannya bagi trader retail dapat menyediakan lingkungan investasi yang cukup baik. Sedangkan trader retail di futures jumlahnya lebih sedikit, dan risiko tingginya membuat pasar futures lebih cocok untuk investor yang sudah memiliki pengalaman trading. Apapun keputusanmu untuk trading forex atau opsi, yang terpenting tetap membangun trading plan, mematuhi prinsip dengan ketat, dan konsisten menjalankannya.